Senin, 18 Februari 2013

kasus Dugaan Suap Impor Daging Sapi

. Senin, 18 Februari 2013
0 komentar

Partai Keadilan Sejahtera meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak berlebihan dalam menangani kasus dugaan suap impor daging sapi. Di dalam kasus ini, nama sejumlah petinggi PKS kerap disebut. Bahkan, KPK telah menetapkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada KPK karena ini masalah hukum. Tapi KPK harus secara proporsional menanganinya jangan terlalu lebay berlebihan, biasa-biasa saja," ujar anggota Majelis Syuro PKS Refrizal, Senin (18/2/2013), di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Refrizal meminta KPK jangan menyebutkan Luthfi Hasan sebagai target operasi tangkap tangan. Pasalnya, Luthfi memang tidak tertangkap tangan sedang menyuap. Dengan demikian, keterkaitan Luthfi dengan pihak yang ditangkap tangan KPK melakukan penyuapan juga masih buram.

Sementara terkait pemeriksaan Menteri Pertanian Suswono hari ini, Refrizal mengaku partainya tidak melakukan investigasi internal apakah yang bersangkutan juga terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging. Menurut Refrizal, bantuan hukum akan disediakan partainya jika Suswono memerlukan. Tetapi, untuk investigasi internal, PKS tidak melakukannya. "Kami fokus untuk konsolidasi pertaubatan nasional. Kami ingin fokus mengurus diri kami sendiri dulu," katanya.

KPK hari ini memeriksa Menteri Pertanian Suswono. Suswono diduga ada dalam pusaran kasus dugaan korupsi terkait impor daging sapi tersebut. Dugaan muncul karena Kementerian Pertanian adalah pihak yang menyiapkan kuota impor daging sapi. Perusahaan yang terpilih mengimpor daging sapi harus mendapatkan rekomendasi dari kementerian ini.

Selain itu, Suswono berasal dari partai politik yang sama dengan Luthfi. KPK menduga Luthfi "menjual" pengaruhnya untuk mengintervensi pihak Kementerian Pertanian. Kendati bukan anggota Komisi IV DPR yang bermitra dengan kementerian ini, posisi Luthfi sebagai Presiden PKS dianggap memiliki pengaruh besar jika dikaitkan dengan Suswono.

Di dalam kasus dugaan korupsi impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi dan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Tiga orang selain Luthfi yang menjadi tersangka adalah teman dekat Luthfi, Ahmad Fathanah, serta dua direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Luthfi bersama-sama Fathanah diduga menerima Rp 1 miliar dari Juard dan Arya terkait kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama.

Baca juga: Iconia PC tablet dengan Windows 8 by Kanghari

Klik disini untuk melanjutkan »»